Untuk mendapatkan second opinion mengenai adanya "masa" di ginjal saya dan atas rekomendasi dari agen kesehatan maka saya diarahkan untuk datang ke Urology di Mount Elisabeth Hospital Singapura. Rumah sakit ini belakangan saya ketahui ternyata ada di 2 lokasi. Yang pertama itu di jalan Mount Elizabeth daerah orchad dan satu lagi yang terbaru dibangun yangdisebut Mount Elizabeth Novena di jalan Irrawaddy. Saya memeriksakan diri di rumah sakit yang di jalan Mount Elizabeth. Saya menginap di York Hotel yang lokasinya dekat dengan rumah sakit tersebut. Setelah semalam lelah perjalanan, pagi harinya pun kami bersiap. Dari jendela suasana pagi tidak ramai, padahal waktu sudah menunjukan pukul 07.00 waktu Singapura. Yang terlihat paling hanya ada beberapa anak yang akan berangkat sekolah. Saya sengaja tidak mengambil sarapan di hotel karena selain harganya yang lumayan, sekitar 25 SGD/orang, saya juga mempertimbangkan apabila nanti ada test lab dan harus puasa maka bisa dilakukan h...
Kalau naik pesawat, saya pernah ketika masih bekerja di Batam. Tapi pergi ke luar negeri, khususnya Singapura belum pernah dilakukan walaupun sempat tinggal dan bekerja di Batam selama 3 tahun. Tiket penyebarangan masih murah waktu itu, kalau tidak salah sekitar 125rban pakai speed boat. Saya tidak mau pergi kesana karena konon katanya kalau paspor kita bukan paspor yang dikeluarkan di Batam maka akan ada biaya fiskal sebesar 250rb atau 300rb (saya lupa pastinya). Jadi selama 3 tahun di Batam saya tidak pernah mencoba menyebrang ke Singapura atau Malaysia. Kembali ke sekarang, perjalanan ke Singapura ini sebenarnya atas rekomendasi keluarga agar saya bisa mencoba mendapatkan second opinion atas penyakit ginjal saya. Walau awalnya berencana ke Penang, atas saran atasan kerabat saya tersebut maka pengobatanya dialihkan ke Singapura. Kerabat saya menggunakan jasa agen kesehatan dan merekomendasikan berobat ke salah satu klinik urology di Mount Elizabeth Hospital. Akhirnya dibuatkan lah ja...